Fenomena Intoleransi Menurut Psikologis
Intoleransi secara psikologis sering berakar dari ketakutan akan kehilangan identitas. Ketika seseorang merasa bahwa keyakinannya adalah satu-satunya jangkar kebenaran, kehadiran "orang lain" (the other) dengan keyakinan berbeda dianggap sebagai ancaman eksistensial. Fenomena ini menciptakan tembok mental yang disebut in-group favoritism, di mana kita cenderung membela kelompok sendiri secara membabi buta sambil merendahkan kelompok lain tanpa alasan objektif. Tanpa dialog, ketakutan ini berubah menjadi kebencian yang terlembagakan.
Komentar
Posting Komentar